Senin, November 28

Kejaksaaan Agung Menghentikan Penuntutan Keadilan Restoratif Terhadap Tersangka Agus Kami Muhadi

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Kejaksaan Agung yang dipimpin Burhanuddin menunjukkan kinerja dan elektabilitas serta komitmen untuk memberi keadilan secara jujur ,adil dan merata untuk seluruh masyarakat indonesia.

Senen (31/1/2022).pengadilan negeri Pati mengajukan penghentian kasus penganiayaan atas tersangka nama Agus Kami Muhadi yang didakwa melanggar pasal 351 ayat(1) KUHP, melakukan ekpose secara virtual dengan Jaksa Agung

Muda tindak pidana umum Dr.Fadil Zumhana.

Melalui pemaparan yang dilakukan pengadilan negeri pati bahwa tersangka melakukan perbuatanya pada hari senen(29/11/2021).pukul 15.30 didukuh Bertek Rt 01 Rw 03 Desa Dadi Rejo kecamatan Margorejo kabupaten Pati.bermula dari tersangka membuat status di Face Book.

Status dibaca saksi korban Kahar Bin Tabri mengirim pesan melalui Face Book kepada tersangka untuk mengklarifikasi pesan singkat tersebut.saksi korban lalu mengajak saksi Hadi purnomo dan saksi Widi Pebrianto,untuk bersama-sama mengklarifikasi terhadap tersangka.

Sesampai dirumah tersangka Agus Kami Muhadi marah dan memukul dengan Pompa Angin yang nengenai lengan tangan sebelah kiri,kemudian tersangka mengambil samurai yang masih dalam sarungnya lalu mengayunkan kearah Kahar,dan oleh Kahar ditangkis dengan tangan kiri.dan sarung samurai pecah terbelah sehingga mengenai bagian kepala samping kiri saksi korban Kahar.

Mengingat Restorative Justice merupakan pemulihan kembali pada keadaan semula dan pola hubungan baik dalam masyarakat ,karena antar korban dan tersangka merupakan tetangga dan tersangka merupakan tulang punggung keluarga dan harus menghidupi orang tuanya.

Pihak Pengadilan Pati mengupayakan perdamaian melalui Restoratif Justice,dan sukses menjadi fasilitator sehingga terwujud perdamaian kedua belah pihak dan disaksikanan oleh tokoh masyarakat setempat.

Redaksi Jateng Eko Hariyanto

Share.

About Author

Leave A Reply

id_IDIndonesian