Minggu, Februari 5

Jalan Nasional Station Sampang Rusak, Belum Ada Perbaikan

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Sampang | gerbanginterview.com – (25-03-22) Baru beberapa bulan dikerjakan, Poyek preservasi jalan di Pantai Utara (Pantura) Madura yang dikerjakan oleh PT Amin Jaya Karya Abadi sudah rusak dan tidak melakukan pemeliharaan setelah PHO (Provisional Hand Over). Jalan yang rusak tersebut tepatnya di kilometer (KM) 78+300 Jembatan Batu Kembang, Desa Banyusokah, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (14/03/2022).

Foto Jl Station Sampang

Jalan Ruas Nasional Di Sampang Rusak Parah Banyak Lubang-Lubang Yang Sangat Dalam.” ( Foto:Mansur Biro Samapng )

Berdasarkan pantauan media ini. di lokasi, jalan nasional di Pantura Madura, Yang baru beberapa bulan dikerjakan oleh PT Amin Jaya Karya Abadi di beberapa titik sudah mulai mengelupas dan rusak. Parah salah satunya di Jembatan Batu Kembang, Banyusokah.

Dikutip dari media lokal PetaJatim.com, Proyek pemeliharaan jembatan tersebut dikerjakan oleh PT. Amin Jaya Karya Abadi dan merupakan bagian dari item pengerjaan proyek preservasi ruas jalan nasional Sampang-Pamekasan-Sumenep senilai Rp 8,422 miliar. Hanya saja, saat ini kondisi jembatan sudah berlubang.

Hanafi, Wakil Sekretaris Projo Sampang mengatakan, perbaikan jembatan Batu Kembang dikerjakan sekitar pada bulan Desember 2021. Akan tetapi, jalan di jembatan Batu Kembang sudah berlubang dan membahayakan pengendara, baik itu roda dua maupun roda empat.

apabila jalan tersebut masih seperti itu maka bisa jadi makan korban bisa-bisa nyawanya terancam melayang orang yang melintas apakah masih layak, PT. Amin Jaya Karya Abadi. Yang bekerja Poyek preservasi jalan di Pantura

Foto: Jalan station Tanjung Bumi -Panekasan

Proyek Ruas Jalan Nasional di Sampang Baru Beberapa Bulan Dikerjakan,Menghabiskan Biaya Rp 8,422 miliar Milik
PT. Amin Jaya Karya Abadi Sudah Rusak

Sementara lubang tersebut dikasih tumpukan pasir yang dibungkus dengan plastik. Karena, sangat membahayakan pengendara. Bahkan sebelumnya ada pengendara yang jatuh,” ujarnya.

Pemuda yang akrab disapa Anaf menambahkan, bahwa yang rusak bukan hanya di jembatan Batu Kembang saja, namun pengaspalan di jalan nasional tepatnya di Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Juga sudah rusak.

Dirinya menduga ada unsur kesengajaan (dolus) mengurangi volume pekerjaan dan spesifikasi
teknis, serta disinyalir addendum/CCO tidak sesuai ketentuan Perpres 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Kondisi seperti ini sangat miris sekali dan tidak bisa dibiarkan. Kami berharap aparat penegak hukum segera bertindak, yaitu Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim). Karena beberapa waktu yang lalu kami telah melaporkan proyek jalan nasional yang dimenangkan oleh PT Amin Jaya Karya Abadi dengan penawaran Rp. 26.215.926.000,00,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim, Fathur Rohman menyatakan, laporan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Projo Kabupaten Sampang dan Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Trankonmasi tentang dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) PT Amin Jaya Karya Abadi sudah diterima dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Sekarang laporan tersebut sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat yaitu Kejari Pamekasan,” jelas Fathur Rohman, melalui sambungan suara WhatsApp, Kamis (10/3/2022). (Dikutip dari Media Editor.id)

Sedangkan Kasi Pidsus Kejari Pamekasan melalui tim penyidik, Munarwi melalui jaringan sambungan selulernya mengatakan, bahwa yang laporan dari Ormas Projo. Belum kami terima dari Kejati Jatim, yang kami terima hanya laporan dari LSM LKPK.

Namun, setelah kami cek ternyata sudah ditangani oleh Polda Jatim dan juga Kejati Jatim. Mungkin dulu laporannya itu bersamaan, ke Polda dan juga Kejaksaan Tinggi,” ungkapnya.

Berselang beberapa menit kemudian. Munarwi mengirim foto laporan yang diterima dari Kejati Jatim. Diantaranya terdapat laporan pada 11 Januari 2022 perihal laporan pengaduan tindak pidana korupsi pembangunan jalan Pengantenan – Bujur, Kabupaten Pamekasan.

Berdasarkan pantauan media ini proyek jalan Pengantenan-Bujur dikerjakan oleh PT Amin Jaya Karya Abadi dengan harga penawaran Rp.23.902.123.685,00. Pungkasnya,” ( Asur )

Share.

About Author

Leave A Reply

id_IDIndonesian