Minggu, Februari 5

Musim Politik tiba, Politik uang marak di bicarakan

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Oleh : M.Sarman/Gerbanginterview.com

JIKA, musim politik sudah tiba, politik uang menjadi topik pembicaraan yang paling hangat dalam setiap diskusi yang di gelar oleh para tokoh pengamat politik, akademisi, aktifis pegiat pemilu, aktifis pegiat anti korupsi, bahkan masyarakat awam pun ikutan ngerumpi soal politik uang di manapun tempatnya bisa di warung kopi, atau saat ngobrol di angkringan, dan di tempat tempat tongkrongan lainnya.

Namun yang perlu di pahami, adalah apa yang sebenarnya politik uang itu, dan seberapa besar pengaruh dan dampaknya yang di timbulkan dari politik uang tersebut?.
Dengan tulisan ini saya akan mencoba menguraikan istilah politik uang dengan dasar refrensi dari berbagai sumber yang saya rangkum, semoga bisa memberikan gambaran
Untuk menjawab terkait istilah politik uang.

Pendapat umum yang sering kita dengar politik uang adalah suatu cara untuk pembelian suara, Politik uang adalah upaya mempengaruhi perilaku orang lain dengan menggunakan imbalan tertentu agar mengikuti pengaruhnya, politik uang sebagai tindakan jual beli suara pada proses politik dan kekuasaan. Perilaku tindakan atau peristiwa semacam ini sering kita jumpai pada musim politik tiba, atau saat ada pesta pil kades tak luput dari politik uang.

Bunyi pada Pasal 515 Undang undang Pemilu nomor 7 tahun 2017, “Setiap orang yang dengan sengaja pada saat pemungutan suara menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada pemilih supaya tidak menggunakan hak pilihnya atau memilih peserta pemilu tertentu atau menggunakan hak pilihnya dengan cara tertentu sehingga surat suaranya tidak sah, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda paling banyak 36 juta “.

Masih banyak rambu rambu yang mengatur dan membatasi agar politik uang tidak terjadi, namun sepertinya hal tersebut sulit untuk dihindari, pasalnya politik uang sepertinya sudah membudaya dan menjadi tradisi ketika ada proses pemilihan umum, praktek politik uang berdasarkan waktu yaitu, peristiwa politik uang yang terjadi pada saat pemungutan suara berlangsung, pada saat kampanye, pada masa tenang dan pada hari pemungutan suara.

Peristiwa politik uang bisa terjadi secara terang terangan di satu wilayah tertentu dimana masyarakatnya mendominasi salah satu partai tertentu, dan di wilayah tersebut jika terjadi praktek politik uang yang pelakunya tidak menjadi bagian dari partai yang mendominasi wilayah tersebut, maka akan sangat mudah terpantau dan rawan keributan, padahal keduanya sama sama melakukan praktek politik uang, bisa di bilang maling teriak maling, terlepas dari uraian ini, kita semua berharap praktek politik uang apapun alasannya tidak mendidik kepada masyarakat, ketika di awal salah memilih, ya jangan salahkan ketika pilihan kita menjadi tidak baik. Salam Merdeka!!!.

Share.

About Author

Leave A Reply

id_IDIndonesian