Senin, November 28

9 Asesmen Calon Asesor LSP Pers Indonesia Ikuti Pelatihan

Pinterest LinkedIn Tumblr +

JAKARTA,Gerbanginterview.com – Sebanyak 9 Asesmen Calon Asesor LSP Pers Indonesia mengikuti pelatihan Asesor Kompetensi berlisensi BNSP yang berlangsung di Aula Utama SMKN 51 Jakarta, mulai Senin – Sabtu ( 7 -12 Nopember 2022).

Kegiatan Pelatihan bertujuan untuk mengasesmen calon asesor yang diuji kompetensi oleh Master Asesor BNSP selama enam hari agar nantinya setelah dinyatakan kompeten dapat menguji kompetensi wartawan yang mengambil kualifikasi wartawan muda reporter, wartawan muda kameramen, wartawan madya serta wartawan utama.

Lihat disini : Video Pembuatan Gazebo bahan Bambu Bekas

Sersan Jono Kobarkan Semangat Merah Putih

Pada Pelatihan Asesor Kompetensi Pers selaku Master Asesor Maylina Djafar,MCN.MBA serta Dwi Safitri.

Ketua LSP Pers Indonesia, Heintje G Mandagie dalam sambutannya menuturkan Calon Asesor pers yang mendaftar mengikuti pelatihan asesor jumlahnya 12 orang, namun saat mendekati waktu pelaksanaan ada yang mengundurkan diri karena sakit dan ada yang tidak memenuhi syarat tiga orang sehingga yang positip ikut 9 orang.

Calon Asesor yang siap mengikuti pelatihan berasal dari berbagai daerah meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Bengkulu, Lampung, Riau serta dari Manado, jadi.mereka sangat antusias hadir untuk mengikutinya,” terangnya.

Menurutnya sampai hari ini wartawan yang sudah mengikuti SKW sekitar 300 lebih yang sudah di nyatakan kompeten.

Lebih lanjut Heintje mengatakan karena calon peserta SKW yang dari luar jawa pelaksanaan terlalu banyak biaya  maka kami perlu menambah asesor  yang berasal dari daerahnya agar dapat memenuhi dalam mengasesi para wartawan yang nantinya ikut SKW,” ujar Heintje.

Dia berpesan dalam mengikuti pelatihan yang penting konsentrasi, fokus jangan sampai setres, sebab tahun lalu ada peserta yang sampai setres sehingga ada pengujian tersendiri pada waktu berikutnya.

Sementara itu salah satu Asesmen calon asesor  SriyantoAhmad,S.Pd.MH(Med) sangat mengapresiasi terhadap LSP Pers Indonesia yang memberikan kepercayaan pada kami beserta rekan wartawan yang lain diberikan kesempatan untuk mengikuti Pelatihan Asesmen Calon asesor Pers yang berlisensi BNSP.

Mengingat kebutuhan asesor pers di Indonesia sangat tidak sebanding jumlahnya untuk mengasesi wartawan yang yang jumlahnya sangat banyak, maka dibutuhkan asesor yang jumlah memadai,” terangnya.

Maka LSP Pers Indonesia membuka solusi agar para wartawan kedepannya banyak yang sudah kompeten dengan mengikuti Sertifikasi Kompetensi Waryawan (SKW), sehingga menghasilkan wartawan yang profesional dan kompeten sesuai dengan knowlidge, etitute dan skill.

” Kami berharap setelah selesai mengikuti pelatihan asesor Kompeten kedepannya bisa menguji para wartawan pearta SKW agar kompeten serta mendapatkan sertifikat yang diakui negara berlogo burung garuda,” ujar Sriyanto. Sriyanto Ahmad,S,pd MH(med)

Share.

About Author

Leave A Reply

id_IDIndonesian