Senin, November 28

Belajar Syukur

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Gerbanginterview.com  – Assalamualaikum, wr,wb, Salam sejahtera buat pembaca dimanapun berada, Kita berjumpa disini dalam sajian acara NGA – BAR,  ( Ngaji Bareng) Pembaca yang berbahagia, Tema kali ini tentang “Belajar Syukur”

Tidak semua yang kita pandang itu paling baik dan hebat, adalah sebuah kebanaran, karena ukuran pandangan paling baik untuk manusia, dan pandangan paling baik untuk Allah adalah sungguh sangat berbeda.

Baca juga : Gara gara Lambat berikan tanda tangan Kades Desa Manggis Di Demo Warganya

Manusia dalam memandang sesuatu  hal  paling baik dan hebat, bilamana sesuatu itu hal yang paling baik itu sesuai dengan kehendak dirinya dan menguntungkan bagi dirinya, serta sesuai dengan kemauannya.

Sedangkan bagi Allah…
Kebaikan itu tidak ditentukan dan bukan berdasarkan suka atau tidak sukanya seorang manusia, melainkan berdasarkan kebaikan bagi manusia itu sendiri.

Lihat disini : Di Hari Guru 25 Nopembet 2022 Wali murid SDN 3 Sugihan Tengaran Bikin Kejutan

Pembaca yang berbahagia, bahwa kebaikan itu bisa datang dari berbagai hal yang diluar penalaran manusia itu sendiri, bahkan kebaikan itu bisa datang dari sakit, dari kesulitan yang menghimpit, dari musibah, dari kena tipu daya orang lain.

Dari berbagai hal yang sangat berat itu, bisa diambil hikmahnya, asal manusia itu bisa menerimanya dengan iklas dan mau belajar bersyukur, untuk menguatkan keimanannya yang pada akhirnya berbuah pahala di akhirat kelak.

Pembaca yang berbahagia, sebenarnya apa yang selama ini sering kita katakan baik bahkan paling hebat, menurut kita, ternyata tidak semuanya benar menurut Allah. Karena apa yang menurut Allah itu sesuatu hal yang baik, ya  itulah sesuatu hal kebaikan yang sebenarnya.

Maka teruslah berprasangka yang baik, kepada Allah, Semoga Allah SWT memberikan Rahmat dan hidayahnya dan memberikan keberkahan pada kita semua, Dan semoga kita diberikan Kekuatan untuk Istiqomah dalam berbuat kebaikan.

Kebaikan dan kebahagiaan seorang hamba adalah jika hamba tersebut mampu mensyukuri atas karunia-Nya, mampu bersabar atas cobaan-Nya dan mau bertaubat atas dosa dosanya.( red. Msar/GI)

Share.

About Author

Leave A Reply

id_IDIndonesian