DPRD Jateng Dorong KPUD Jateng di Pemilu 2024 Bertindak Jurdil

Must Read
- Advertisement -

DPRD Jateng Dorong KPUD Jateng di Pemilu 2024 Bertindak Jurdil

Gerbanginterview – Indonesia merupakan salah satu negara demokrasi, konsep demokrasi yang diterapkannya dengan keberadaan pemilihan umum atau pemilu sebagai jalan kekuasaan dan rekruitmen politik secara reguler.

Indonesia di 2024 mendatang akan menggelar pemilihan umum dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak. Ini aka menjadi pemilihan pertama yang terbesar di Indonesia.

Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Djoni Kristijanto menuturkan ketika berbicara tentang sebuah pertandingan (KPUD) sebagai wasit dalam proses pertandingan nanti memegang peran sangat besar.

Proses menuju pertandingan maupun saat pertandingan tentunya sebaga wasit (KPU) tentu jangan sampai menjadi provokator terjadinya kerusuhan. Kalau pengadilnya (KPUD) kurang adil akhirnya terjadi kerusuhan,” ujar Djoni saat menjadi nara sumber Dialog bersama Parlemen Jawa tengah yang bertajuk “Mengawal Pemilu 2024 yang disiarkan langsung MNC Trijaya FM di ruang Petra 1 Hotel Noormans jalan Teuku Umar no 27 Kota Semarang, Selasa (20/6/2023).

Menurutnya prinsip prinsip sebagai pengadil (penyelenggara) kami sangat percaya dan yakin KPUD Provinsi Jawa Tengah mampu mengawal itu, namun belajar dari pengalaman yang lampau seringkali kualitas yang sama belum bisa tercapai ditingkat Kabupaten/Kota.

” Pemilu yang lampau Komisioner KPU tingkat Kabupaten Kota hanya membacakan angka saja salah terus menerus, itu artinya  ada permasalahan tingkat pengadil (KPUD) ketika membaca angka saja salah. Kami jadi meragukan ketika menjadi pengadil di wilayah Kabupaten/Kotanya,” terang Djoni.

Kami berharap sekali azas keadilan dalam arti disini adil untuk semua orang berkompetisi untuk diterapkan baik oleh panitia seleksi yang sekarang sudah terbentuk maupun terhadap pengambil keputusan,” ujarnya

Harapannya obyektifitas bisa betul betul dijaga agar pertandingan enak ditonton, jangan sampai menjadi bargainer pemicu permasalahan karena ketidak mampuan menjaga situasi pengadil.

Djoni menambahkan tak sedikit rumor terjadi ketika disuatu lokasi terjadi kong kalikong (penyelenggara, pengawas nuga peserta pemilu) ketika terjadi kampanye yang jelas jelas melanggar didiamkan saja.

Kami berharap Indonesia tetap berlanjut menjadi sebuah negara melalui pemilu yang adil dan menyenangkan,” pungkas,” Djoni

Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Jawa Tengah, Paulus Widyantoro mengatakan Pemilu 2024 sesuai dengan Undang Undang No 7 tahun 2017, tahapan itu dimulai 20 bulan sebelum hari pemungutan suara.

Pada 14 juni 2022 kita sudah masuk tahapan ini, pembentukan  badan AdHok seperti KPPS sudah selesai.  Pendaftaran dan penetapan partai politik peserta pemilu juga sudah.

Penetapan yang sedang berjalan dan sampai sekarang sudah berjalan adalah, pemutakhiran data pemilu. ” ini masih berjalan nanti akan di plenokan di kabupaten dan DPT 21 september 2023,” ujar Paulus.

Terkait pencalonan baik.anggota DPR RI, DPRD Provinsi maupunpun Kota serta DPD. Khusus DPD pencalonannya sudah dimulai sejak desember 2022 lalu.

Karena DPD merupakan calon perseorang, ketika mereka mencalonkan diri harus bisa membuktikan punya dukungan. Untuk Jateng 5000 dukungan yang tersebar di 50 persen lebih jumlah kabupate  kota artinya di 18 kabupaten kota.

Ini masih proses  verifikasi administrasi sampai 23 juni 2023 dan kita masih seleksi ferivikasi administrasi terhadap dokumen dari bakal calon DPD dan dan bakal calon DPRD Provinsi Jateng. DPD Kita proses hanya 11 provinsi. Untuk bakal calon DPRD provinsi jhdari 18 parpol ada 1911 balon.

24 juni 2023 kita serahkan dukumen pada parpol dan balon DPD. Jadi ketika penyerahan dokumen pendaftaran ada 2 jenis dokumen yaitu dokumen pencalonan dari parpol artinya surat pencalonan, persetujuan dari DPP dan daftar nama calon. Sedangkan dokumen masing masing calon yang isinya tertera syarat itu baru ada tetapi belum sampai ke taraf kebenaran baru kita cek kedalamanya,” imbuhnya.

Pada kesempatan sama Dosen Hukum Tata Negara Undip Semarang, Prof Dr Lita Tyesta LSW

mengatakan pemilu merupakan salah satu alat untuk negara ini selalu tetap ada dan konsepsi yang dibangun oleh konstitusi kita tiap 5 tahun sekali.

Tiap 5 tahun sekali jalannya pemerintahan ini masih di evaluasi terus yaitu dengan melakukan pemilihan presiden, pileg ataupun pilkada,” ucapnya

Menurutnya tidak bisa membayangkan kalau suatu ketika 2024 tidak terjadi pemilu, pasti akan terjadi suatu kegoncangan didalam kita bernegara.

Kita membayangkan sebagai sebuah negara kita membawa kendaraan mau dibawa kemana. Itu adalah step by step dan supaya terus akan ada maka dilaksanakan pemilu,” ujar Lita

Jateng

Partai politik sangat penting karena memiliki fungsi yang sangat dalam untuk melahirkan calon calon pemimpin. Partai politik sebagai lembaga atau wadah candradimuka untuk menghasilkan calon calin pemimpin,” terangnya.

Dalam pemilu konstitisi kita membatasi dua kali periode dibandingkan tahun sebelumnya tidak ada pergantian hinggga sampai tujuh kali.

Pemilu itu akan terus berlangsung setiap 5 tahun sekali, maka tonggak bernegara ada disitu yng sesuai dwngan aturan aturan seperti yang sudah diatur dan tercantum dalam pasal 22 E ayat (1) UUD 1945 kan sudah jelas disitu,” ujar Lita. ADV

PETUALANGAN

PETUALANGAN Hallooo,... Selamat pagi Luuur,... Salam Waras... Merdeka,... Mari kita Sarapan dulu terus Ngeteh dan Ngebul kita nikmati akhir pekan ini dengan bahagia Topik tulisan kali...

Kantor Hukum Ismail & Partners Adakan Pembekalan Paralegal

Kantor Hukum Ismail & Partners Adakan Pembekalan Paralegal. Pekalongan, gerbanginterbiew - Sejumlah Aktivis dari LSM dan Masyarakat pada kesempatan hari. Sabtu (22/6) bertempat di RM...

Opini : Lelah, Letih, dan Lesu Masyarakat Merindukan Perubahan

Opini : Lelah, Letih, dan Lesu Masyarakat Merindukan Perubahan Gerbanginterview - OPINI.....Masa pemilihan Presiden, Wakil Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah selesai, tentu rasa...

Komunitas Ojek Pangkalan Wiradesa Pekalongan Dukung Irjen Pol Ahmad Luthfi Jadi Gubernur Jawa Tengah

Komunitas Ojek Pangkalan Wiradesa Pekalongan Dukung Irjen Pol Ahmad Luthfi Jadi Gubernur Jawa Tengah Pekalongan, gerbanginterview - Komunitas Ojek Pangkatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan menyatakan dukungannya...

PENGURUS KPBS PEKALONGAN TERANCAM DIPENJARA.

PENGURUS KPBS PEKALONGAN TERANCAM DIPENJARA. Pekalongan, gerbanginterview - Buntut perlakuan dua orang pengurus Koperasi Pengusaha Batik Setono( KPBS) Pekalongan akhirnya dilaporkan di Polresta Pekalongan oleh...
- Advertisement -spot_img
Latest News

PETUALANGAN

PETUALANGAN Hallooo,... Selamat pagi Luuur,... Salam Waras... Merdeka,... Mari kita Sarapan dulu terus Ngeteh dan Ngebul kita nikmati akhir pekan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This