Ngeri, Hukum Pelakor dan Pebinor dalam Islam adalah “Rajam”

Must Read
- Advertisement -
Hukum
Ngeri, Hukum Pelakor dan Pebinor dalam Islam adalah “Rajam”

Ngeri, Hukum Pelakor dan Pebinor dalam Islam adalah “Rajam”

Gerbanginterview – Merujuk dari berbagai sumber, Hukuman rajam dikenakan pada siapa saja mereka yang telah menikah namun berbuat zina dengan orang lain. Jika senggama yang dilakukan dalam akad nikah yang tidak sah, maka perbuatan zina tersebut termasuk zina muhsan.

Pezina muhsan adalah zina yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan yang sudah berkeluarga (bersuami/beristri).

Tak ada habisnya bicara soal Pelakor dan Pebinor, dalam hal ini dia akan mendapatkan laknat Allah Swt, jauh dari rahmat-Nya, mendapatkan azab-Nya, dan jauh dari syafaat Rasullullah Saw di hari kiamat kelak. Pelakor maupun pebinor adalah perbuatan yang sama-sama haram dan dosa besar.

Sebagaimana hadis Nabi saw., “Barang siapa yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya maka dia bukan bagian dari kami.” Dari hadis tersebut bisa disimpulkan bahwa yang ditegur sebagai pelaku yang merusak hubungan adalah laki-laki, bukan perempuan, jadi Pebinor.

Namun muncul pertanyaan, “Apakah Pelakor dan Pebinor bisa dijerat pidana?” Jawabnya adalah tidak ada undang – undang yang secara khusus mengatur tentang Pelakor dan Pebinor dalam hubungan rumah tangga. Namun, tindakan Pelakor dan Pebinor adalah perselingkuhan yang bisa dikategorikan sebagai pelanggaran pasal 284 KUHP yang mengatur tentang tindakan zina atau persetubuhan di luar perkawinan.

Tulisan ini hendaknya menjadi renungan, “Azab yang jelas menanti bagi para pelaku selingkuh dan zina adalah dibakar api neraka.” Hal ini dijelaskan pada sebuah hadis yang menjelaskan tentang pembicaraan Nabi Muhammad SAW dengan malaikat Jibril.

Perusak rumah tangga orang boleh dimusnahkan. Adapun di akhirat, perusak rumah tangga orang akan menjadi musuh Allah Swt, dengan neraka yang penuh penderitaan sebagai balasan baginya. Selain menjadi musuh Allah SWT, perusak rumah tangga juga dikenai dua hukum, yakni hukum ukhrawi dan hukum duniawi.

Lebih dari itu, Perselingkuhan adalah masalah yang sering terjadi pada suatu hubungan. Ketika hal ini terjadi, efek perselingkuhan bisa berdampak pada kesehatan mental dan fisik seseorang dalam bentuk depresi, kecemasan, hingga libidonya berkurang.

Cerita inspiratif

Hukum

 

 

 

Terdakwa Rudy Dermawan Muliadi Divonis Pidana Penjara 4 Bulan

Terdakwa Rudy Dermawan Muliadi Divonis Pidana Penjara 4 Bulan JAKARTA, Gerbanginterview - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang terdiri dari Toni Irfan, SH bersama...

Wartawan Diancam Saat Meliput Audensi Konflik Pasar Grosir Setono Pekalongan.

Wartawan Diancam Saat Meliput Audensi Konflik Pasar Grosir Setono Pekalongan. Pekalongan, gerbanginterview - Tindakan intimidasi terhadap wartawan yang tengah menjalankan profesinya sebagai jurnalis dalam mencari,...

OPINI : BANYAK YANG BINGUNG PUSING TUJU KELILING KETIKA KESANDUNG PTSL

OPINI : BANYAK YANG BINGUNG PUSING TUJU KELILING KETIKA KESANDUNG PTSL Gerbanginterview - Pertama kali Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di gulirkan oleh pemerintah...

Untuk Meningkatkan PAD, Pemdes Ponggok Bangun Wahana Wisata “The Honduras”

Untuk Meningkatkan PAD, Pemdes Ponggok Bangun Wahana Wisata "The Honduras" Klaten, Gerbanginterbiew - Guna meningkatkan PAD Desa Ponggok, Pemdes Ponggok,Kec. Polanharjo- Klaten, menambah satu lagi...

TANDA KUTIP…!!!!

TANDA KUTIP...!!!! Gerbanginterview - Mungkin pembaca bertanya tanya judul kok "Tanda Kutip",...sebelum kita bahas, Mari kita salam pagi dulu, salam waras, jangan lupa ngeteh, ngopi...
- Advertisement -spot_img
Latest News

Terdakwa Rudy Dermawan Muliadi Divonis Pidana Penjara 4 Bulan

Terdakwa Rudy Dermawan Muliadi Divonis Pidana Penjara 4 Bulan JAKARTA, Gerbanginterview - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang terdiri...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This