Siaran Pers PROGO Mensikapi Keputusan KIM Menjadikan GIBRAN Sebagai CAWAPRES Prabowo.

Must Read
- Advertisement -

Siaran Pers PROGO Mensikapi Keputusan KIM Menjadikan GIBRAN Sebagai CAWAPRES Prabowo.

A▪️Latar Belakang.
Selama pemerintahan Jokowi 2 periode telah mampu meletakkan banyak pondasi kembali tegaknya kedaulatan republik khususnya pada program hilirisasi dan mengecilkan nilai hutang pinjaman Luar Negeri.

Pemerataan dan penyelesaian pembangunan infrastruktur di berbagai daerah dan dalam berabagai bentuk telah mampu memutus sekat dan paradigma Jawa Centris.

Dibidang politik dengan kemampuan Presiden Jokowi menyatukan 2 kekuatan kontestasi politik kekuasaan di Tahun 2014 & Tahun 2019 yang berpotensi memecah belah anak bangsa dan dapat di redam dengan masuknya Prabowo Sandi ke dalam Kabinet Indonesia maju adalah membuktikan piawai dan konstruktifnya politik negara Jokowi dalam menciptakan stabilitas keamanan dan sosial kemasyarakatan sehingga berdampak pada stabilitas politik dan pembangunan di semua lini dalam rangka peningkatan nilai tambah untuk semua aspek kehidupan bernegara.

Dari tiga variabel diatas itu menjadi bagian strategis yang telah mampu meletakkan posisi nilai kepuasan masyarakat di atas 75% untuk pemerintahan Jokowi selama 2 periode.
Mengacu pada tingkat kepuasan publik tersebut dimana hampir semua Partai yang tergabung dalam KIM (kecuali Demokrat) adalah berada dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju sehingga sangat strategis bila untuk menjaga kesinambungan program dan pembangunan dimasa pemerintah yang akan datang dengan menggandeng Mas Gibran sebagai refresentasi dari kepentingan politik produktif Bapak Jokowi untuk negara dan untuk rakyat.

Siaran

Disamping itu juga posisi Mas Gibran sebagai politikus muda telah mampu menunjukkan karakter kedewasaan dan kematangan politik birokrasinya selama menjadi Wali Kota Solo, sekalipun di satu sisi kita semua tau jika tidak terlepas juga dari dukungan pusat akan tetapi bila Mas Gibranya sendiri tidak ada kapasitas dan potensi personal yang produktif maka fasilitas apapun itu dari pusat tentu tidak akan berdampak secara signifikan.

Dan dalam hal adanya potensi personal yang produktif itulah maka akan sangat berpotensi menjadi daya tarik dan daya minat secara konstruktif bagi kaum melinial untuk aktif dan tidak apatis dalam Pemilu & Politik kontestasi di Tahun 2024. Dengan jumlah jiwa pilih yang lebih dari 60% dari kelompok Milenial tentu akan sangat strategis dalam ikut serta secara produktif juga dalam membangun bangsa yang kedepan akan menjadi penerus estafet generasi.

B▪️Target & POTENSI.
Adapun yang menjadi target dan potensi dengan disandingkan Mas Gibran menjadi Cawapres Prabowo bisa kiita analisa dalam kerangka strategis berikut ini :

1▪️Potensi menyatunya semua lini kekuatan barisan Relawan Pak Jokowi yang sampai saat ini masih diatas 16% dari jiwa pilih yang setia dan penuh militansi ikut arah keputusan politik Pak Jowowi.

Dan ini tentunya bukan angka insentif politik yang kecil dalam kepentingan penentuan kemenangan dalam kontestasi.

2▪️Membangkitkan dan memberdayakan jiwa politik kelompok milenial dengan menjadikan Mas Gibran sebagai figur politisi muda yang mampu produktif dalam memberdayakan potensi diri secara personal.

3▪️Memberikan edukasi politik yang konstruktif kepada masyarakat sebagai simbul sinergisitas antar generasi dalam membangun bangsa ini kedepan dan sebagai bukti dari kedewasaan dan jiwa negarawan dari para elite politik untuk mengedepankan kesinambungan yang strategis untuk bangsa dibandingkan dengan kepentingan ego politik kelompok atau personal.

C▪️DINAMIKA EXSTERNAL.
Keputusan partai politik KIM memilih Mas Gibran tentu akan ada yang pro dan kontra dengan berbagai dalih politik dan alibi kepantasan etika politik

Akan tetapi yang harus kita sadari dan pahami semua adalah dalam era Demokrasi yang serba memberikan ruang dan peluang bagi siapapun untuk berada dalam lingkaran kontestasi politik secara aktif.

Kemampuan diri secara personal dalam memberdayakan potensi diri secara profesional adalah sebuah keniscayaan dan hak semua anak bangsa.

Posisi strategis sebagai putra Presiden atau pejabat tinggi lainnya hanyalah sebuah fasilitas dalam proses pemberdayaan potensi personal dan bukan berarti sebagai politik dinasty dalam proses Demokrasi secara aktif.

Apapun fasilitas politik yang diberikan tetap tidak akan mampu diberdayakan secara efektif dan produktif apabila kapasitas personality tidak memenuhi dan tidak memiliki nilai positif dimata masyarakat / dimata publik.

Jika kita mau jujur juga toh banyak juga di negeri ini praktek politik memberikan fasilitas karpet merah kepada anak cucu atau isteri dalam setiap laga kontestasi akan tetapi semua berjalan dengan baik dan masyarakat secara umum sudah sangat cerdas dalam menentukan dan menilai dari segala potensi.

Maka dari penjelasan singkat di atas semoga bisa menjadi gambaran untuk kita semua bisa lebih objektif dalam kajian logika dan bukan kedepan kajian rasa yang condong dan dominan pada kecemburuan personal karena kita tidak berada dalam posisi yang strategis seperti itu sehingga kita jadi abaikan kajian Hak Asasi sesama anak bangsa hanya karena perbedaan fasilitas politik.

Salam Hormat & Salam Kemenangan Rakyat Indonesia Yang Sejahtera Bersama Prabowo Subianto Gibran Rakabumi Raka (PASGIBRA).
PRABU SIHAP

Ketua Umum PROGO (Program Rakyat Gotong Royong Untuk Prabowo Presiden)

SPRI Jateng, Gelar Halal bil Halal, Bahas Isu Strategis Pers, di Jl Branjangan Kota Lama, Semarang.

SPRI Jateng, Gelar Halal bil Halal, Bahas Isu Strategis Pers, di Jl Branjangan Kota Lama, Semarang. SEMARANG, Gerbanginterview – Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pers Republik...

Revisi UU Penyiaran dan Maling Ayam

Revisi UU Penyiaran dan Maling Ayam   Oleh : Ketua Umum SPRI Hence Mandagi JAKARTA, Gerbanginterview - Di tengah gelombang protes atas rencana pemerintah merevisi Undang-Undang Nomor...

UAH dan Sepolwan Polri Kerjasama Pendidikan Siswa Qur’ani

  UAH dan Sepolwan Polri Kerjasama Pendidikan Siswa Qur'ani Jakarta, gerbanginterview - Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Kepolisian Republik Indonesia terus aktif melaksanakan Program Pelatihan Pendidikan Siswa...

KETUM FORJAB : WARTAWAN JANGAN TAKUT BIKIN BERITA INVESTIGASI.

KETUM FORJAB : WARTAWAN JANGAN TAKUT BIKIN BERITA INVESTIGASI. PEKALONGAN, gerbanginterview - Rencana pengesahan RUU Penyiaraan apabila diSAHkan akan mengancam kebebasan pers dan berakibat adanya...

LSP ABI dan BNSP Sukses Laksanakan Upgrading Training & RCC

  LSP ABI dan BNSP Sukses Laksanakan Upgrading Training & RCC JAKARTA, Gerbanginterview - Badan Nasional Sertifikasi Kompetensi – BNSP kembali melaksanakan Upgrading Training dan Recognition...
- Advertisement -spot_img
Latest News

SPRI Jateng, Gelar Halal bil Halal, Bahas Isu Strategis Pers, di Jl Branjangan Kota Lama, Semarang.

SPRI Jateng, Gelar Halal bil Halal, Bahas Isu Strategis Pers, di Jl Branjangan Kota Lama, Semarang. SEMARANG, Gerbanginterview – Dewan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This