Eko Darmanto Eks Bea Cukai Jogjakarta, Resmi di Tahan KPK

Must Read
- Advertisement -

Eko Darmanto Eks Bea Cukai Jogjakarta, Resmi di Tahan KPK

Gerbanginterview – Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto secara resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai diperiksa sebagai tersangka gratifikasi, (9/12/2023).

Screenshot 2023 12 16 12 03 59 042 edit com.lemon .lvoverseas

Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu menyebutkan bahwa mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto diduga menerima gratifikasi sebesar Rp18 miliar.

“Menjadi bukti permulaan awal gratifikasi yang diterima ED (Eko Darmanto) sejumlah sekitar Rp18 miliar.

Atas penerimaan berbagai gratifikasi tersebut, ED tidak pernah melaporkan ke KPK pada kesempatan pertama setelah menerima gratifikasi dalam waktu 30 hari kerja,” ujar Asep, Jumat (8/12/2023).

Eko darmanto

Asep juga menjelaskan, bahwa Eko Darmanto menjabat sebagai Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mulai 2007.

Selain itu, kurun waktu 2007 hingga 2023 Eko Darmanto, juga pernah menduduki sejumlah jabatan strategis seperti; Kepala Bidang Penindakan, Pengawasan, Pelayanan Bea dan Cukai. Kantor Bea dan Cukai Jawa Timur I (Surabaya) dan Kepala Sub Direktorat Manajemen Resiko Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai Ditjen Bea dan Cukai.

Eko darmanto

“Dengan jabatannya tersebut, ED kemudian memanfaatkan dan memaksimalkan kewenangannya, untuk menerima gratifikasi dari para pengusaha impor maupun pengusaha pengurusan jasa kepabeanan (PPJK) hingga dari pengusaha barang kena cukai,” ujarnya.

Asep menjelaskan, pada 2009, dimulai penerimaan aliran uang sebagai gratifikasi oleh Eko Darmanto. Melalui transfer rekening bank dengan menggunakan nama, dari keluarga inti dan berbagai perusahaan yang terafiliasi dengannya.

Ekodarmanto

Penerimaan gratifikasi ini berlangsung hingga tahun 2023. Untuk perusahaan yang terafiliasi dengan ED diantaranya, bergerak dibidang jual beli motor Harley Davidson dan mobil antik.

Belum lagi harta yang bergerak, dibidang konstruksi dan pengadaan sarana pendukung jalan tol,” ujarnya.

Ekodarmanto

Kini, mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto, disangkakan melanggar Pasal 128 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

PETUALANGAN

PETUALANGAN Hallooo,... Selamat pagi Luuur,... Salam Waras... Merdeka,... Mari kita Sarapan dulu terus Ngeteh dan Ngebul kita nikmati akhir pekan ini dengan bahagia Topik tulisan kali...

Kantor Hukum Ismail & Partners Adakan Pembekalan Paralegal

Kantor Hukum Ismail & Partners Adakan Pembekalan Paralegal. Pekalongan, gerbanginterbiew - Sejumlah Aktivis dari LSM dan Masyarakat pada kesempatan hari. Sabtu (22/6) bertempat di RM...

Opini : Lelah, Letih, dan Lesu Masyarakat Merindukan Perubahan

Opini : Lelah, Letih, dan Lesu Masyarakat Merindukan Perubahan Gerbanginterview - OPINI.....Masa pemilihan Presiden, Wakil Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah selesai, tentu rasa...

Komunitas Ojek Pangkalan Wiradesa Pekalongan Dukung Irjen Pol Ahmad Luthfi Jadi Gubernur Jawa Tengah

Komunitas Ojek Pangkalan Wiradesa Pekalongan Dukung Irjen Pol Ahmad Luthfi Jadi Gubernur Jawa Tengah Pekalongan, gerbanginterview - Komunitas Ojek Pangkatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan menyatakan dukungannya...

PENGURUS KPBS PEKALONGAN TERANCAM DIPENJARA.

PENGURUS KPBS PEKALONGAN TERANCAM DIPENJARA. Pekalongan, gerbanginterview - Buntut perlakuan dua orang pengurus Koperasi Pengusaha Batik Setono( KPBS) Pekalongan akhirnya dilaporkan di Polresta Pekalongan oleh...
- Advertisement -spot_img
Latest News

PETUALANGAN

PETUALANGAN Hallooo,... Selamat pagi Luuur,... Salam Waras... Merdeka,... Mari kita Sarapan dulu terus Ngeteh dan Ngebul kita nikmati akhir pekan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This