Habis Kampanye, geber Knalpot brong berujung Salah Paham dan terjadi Pengeroyokan oleh oknum TNI.

Must Read
- Advertisement -

Kampanye

Habis Kampanye, geber Knalpot brong berujung Salah Paham dan terjadi Pengeroyokan oleh oknum TNI.

Gerbanginterview – Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Pepatah yang menggambarkan suatu pengibaratan atau suatu kiasan seseorang yang sedang terkena musibah.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (30/12/2023) siang. Peristiwa itu terjadi di jalan Perintis Kemerdekaan Boyolali, tepatnya depan Markas Kompi Senapan B Yonif 408/Suhbrastha.

Peristiwa kampanye geber geber knalpot, war wer wor yang terjadi di jalan perintis Boyolali, melalui hasil rangkuman informasi yang dicatat oleh tim gerbanginterview bahwa suara geber geber, war wer wor saat kampanye yang melintas di jalan perintis itu sangat mengganggu masyarakat sesama pengguna jalan dan akhirnya memicu pihak lain, berujung salah paham.

Ada pengguna jalan yang tidak mau disebut namanya, bilang begini, “itu orang kampanye yang lawan arah dengan saya berhenti di depanku geber motornya sak kuate koyo dalane dewe wae, nganti putuku wedi nangis jerit jerit, dumeh melu wong kuoso terus sak penake dewe,” Katanya.

Bahkan ada yang nyeletuk, saat terjadi Pengeroyokan “Ben Kapok” ada yang berani mengingatkan, itu sudah pas, Pasalnya jauh jauh hari pihak kepolisian juga sudah memberikan warning, memberikan peringatan terkait penggunaan knalpot yang tidak standar.

Sudah diingatkan bagi pengendara yang masih nekat akan di kenai denda dan tilangnya mengacu pada Pasal 285 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah Rp250 ribu.

Baca juga :

Perlunya Sportifitas, Kejujuran, dan Keiklasan Sebagai Relawan

Secara umum hasil himpunan informasi dari tim gerbanginterview, justru dengan tindakan aparat TNI yang menyikapi oknum kampanye yang geber geber knalpot, war wer wor itu banyak warga masyarakat atau sesama pengguna jalan yang memberikan dukungan atas tindakan spontanitas itu, buktinya puluhan karangan bunga berjajar di sepanjang Jl. Perintis Boyolali, yang memberikan sport atas tindakan TNI.

Seorang warga Desa Urut Sewu , Ampel, Boyolali (Jiyono Pensiunan TNI) saat ada arak arakan kampanye ia mengaku lebih kurang pukul 11.30 wib sedang melintas di jalan perintis Boyolali, “Hampir saja mobil saya tertabrak orang kampanye,” Katanya.

Menjawab pertanyaan wartawan ia menjelaskan, “Boyolali itu adem ayem, masyarakatnya juga siap sukseskan pemilu, terkait insiden yang terjadi di jalan perintis itu adalah spontanitas, karena geber geber knalpotnya memang sangat mengganggu sesama pengguna jalan, soal politik, itu tidak ada muatan politiknya, kami selaku warga Boyolali, berharap insiden tersebut tidak usah dipolitisisasi, serahkan saja pada penegak hukum,” Jelasnya. (red.Wisnu Timur/GI)

 

Ksmpanye

Kampanye

 

JPU Tuntut Terdakwa Rudy Derwawan Muliadi 8 Bulan Penjara Dengan Perintah Ditahan

JPU Tuntut Terdakwa Rudy Derwawan Muliadi 8 Bulan Penjara Dengan Perintah Ditahan JAKARTA,Gerbanginterview - Sidang lanjutan perkara pencemaran nama baik yang dilakukan terdakwa Rudy Dermawan...

Satlantas Polres Pekalongan dan Tim Gabungan Gelar Pemeriksaan Laik Jalan Angkutan Wisata

Satlantas Polres Pekalongan dan Tim Gabungan Gelar Pemeriksaan Laik Jalan Angkutan Wisata PEKALONGAN, gerbanginterview - Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Joko Supriyanto, S.H., hari ini,...

Polemik Study Tour Bagi Siswa Sekolah.

Polemik Study Tour Bagi Siswa Sekolah. PEKALONGAN, gerbanginterview - Polemik pelaksaan study tour yang dilakukan di beberapa sekolah baik tingkat TK, SD, SMP dan SMA/SMK...

APTIKNAS Kembali Ikut Sukseskan Taiwan Expo 2024 di JCC

APTIKNAS Kembali Ikut Sukseskan Taiwan Expo 2024 di JCC JAKARTA, gerbanginterview - Event akbar Taiwan Expo 2024 kembali digelar oleh Taiwan International Trade Administration (TITA)...

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Adakan Pendidikan Politik

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Adakan Pendidikan Politik. Pekalonnga, gerbanginterview - Dalam rangka pendidikan politik dan penguatan demokrasi guna keberlanjutan pesta demokrasi tahun 2024 Wakil...
- Advertisement -spot_img
Latest News

JPU Tuntut Terdakwa Rudy Derwawan Muliadi 8 Bulan Penjara Dengan Perintah Ditahan

JPU Tuntut Terdakwa Rudy Derwawan Muliadi 8 Bulan Penjara Dengan Perintah Ditahan JAKARTA,Gerbanginterview - Sidang lanjutan perkara pencemaran nama baik...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This