Minggu, Februari 5

Warga Desa Kembangkuning Kembali Gelar Aksi Damai Tuntut Pilkades Di Batalkan

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Joko Ketua Panitia Pilkades Desa Kembangkuning ( Baju kuning) saat menunjukkan data hasil test yang di duga ada kesalahan

BOYOLALI,Gerbanginterview.com Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Kembangkuning Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali, terus menuai protes dari warga pendukung Bakat Setiawan, lantaran ada temuan dalam blangko pengumuman hasil test Cakades yang di pajang dipapan Pengumuman Balai Desa Kembangkuning, terdapat kesalahan. (5/22)

Saat Suparjo (Kaur Kesra) berikan penjelasan terkait blangko pengumuman rengking cakades, wajahnya terlihat emosi kata katanya dengan nada tinggi, karena saat ngomong diteriaki “Saya jawab ya, kemarin saya membuat lima lembar, dan saya tempel di tempat yang strategis, dan yang saya tempel di balai desa ada kesalahan sedikit” Kata Suparjo dengan nada agak tinggi.

Baca juga : Gara gara Lambat berikan tanda tangan Kades Desa Manggis Di Demo Warganya

Lanjut kata Suparjo, sambil berdiri, “Tolong jaga dulu, bisa diam tidak, yang menulis saya pak, salah menulis tahun nya, tetapi sudah direvisi oleh pak Sekcam, Masih ada pertanyaan,? Dengan tegas dan cepat dijawab oleh Budi Haryanto, salah satu Kordinator Aksi” Ada pak, satu pertanyaan, karena ini berhubungan dengan pemilihan umum, seharusnya Panitia lebih teliti, karena ini berhubungan dengan masyarakat banyak,” Tegasnya.

Hal senada disampaikan oleh Sadiyanto yang juga menjadi tim pemenangan Bakat Setiawan,
Dalam penyampaiannya terlihat lebih santun, tidak menunjukkan raut wajah emosi, meski dia gondrong tidak pakai peci, “Sudah tidak boleh berkata kotor disini kita diskusi demi Kembangkuning yang lebih baik, telah kami temukan bahwa yang tertempel di bor balai desa sudah menyebar kemana mana Polisi punya, Media tahu, masyarakat Kembangkuning tahu, bukti yang kami miliki tertulis tahun 2023, ini nyata, bagaimana kami bisa percaya dengan Panitia, mengganti seenaknya, tanpa memberi tahu kami,” Tegasnya.

Lihat disini : Wali Murid SDN3 Sugihan Tengaran Bikin Kejutan di Hari Guru

Sementara dikerumunan massa, terdengar ocehan peserta aksi, “Sedangkan mengajukan Proposal bantuan aspirasi saja jlimet banget, kurang satu huruf di tolak, apa lagi ini urusan pemerintahan untuk kepentingan hajad orang banyak,”

Saat mendengarkan jawaban dari peserta aksi damai Ketua Panitia (Joko) dan Sekdes (Marsudi)  nampak diam, hanya sesekali saling berbisik,

Aksi damai selesai pukul 15.00 massa membubarkan diri dengan tertib, ramai ramai menuju rumah Bakat Setiawan, dalam tangkapan media, terdengar slentingan “Perjuangan belum berakhir, masih ada upaya hukum, kami telah membentuk tim avokasi, hal ini dilakukan bukan untuk semata mata kepentingan pribadi Bakat, tetapi lebih mementingkan kepentingan masyarakst yang dalam hal ini keterbukasn informasi, terlebih dalam lagi tentang hal kejujuran.(red/tim GI)

Share.

About Author

Leave A Reply

id_IDIndonesian